Berita

The Hill Memuji Stabilitas Politik Maroko

SELASA, 08 FEBRUARI 2011 | 23:17 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Berbeda dengan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, Maroko yang terletak di ujung barat kawasan utara Afrika telah lebih dahulu “mengadopsi” prinsip demokrasi dalam kehidupan politik nasional. Itulah sebabnya, di negara yang dipimpin Raja Muhammad VI gelombang ketidakpuasan rakyat seperti yang terjadi di Tunisia, Aljazair, Mesir, Jordan, dan Yaman, tidak terjadi.

Harian yang terbit di kalangan Kongres Amerika Serikat, The Hill, memuji pendekatan demokratis yang diambil Maroko sejak era 1990an.

“Satu-satunya negara yang paling stabil di kawasan ini adalah Maroko, sesungguhnya karena reformasi demokrasi telah dimulai jauh lebih lama di negara ini,” begitu penilaian penulis The Hill, Andreas Geiger.

Ia juga mengingatkan, bahwa instabilitas di kawasan itu dapat menguntungkan kelompok teroris yang bisa saja berimigrasi. Kelompok Al Qaeda, sebutnya, menemukan ladang yang begitu luas dan subur. Selain itu, kawasan itu juga dapat menjadi pangkalan untuk melebarkan sayap hingga ke Eropa.

Untuk mencegah hal itu, Amerika Serikat dan Eropa, sarannya, harus menjalin kerjasama yang lebih erat lagi dengan negara-negara yang memiliki tingkat stabilitas politik yang tinggi di Timur Tengah. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya