Berita

ilustrasi/ist

REVOLUSI MESIR

Kabinet Baru Mesir Mulai Bersidang

SENIN, 07 FEBRUARI 2011 | 23:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Memasuki hari ke-14 gerakan rakyat Mesir menentang Presiden Husni Mubarak, dapat dikatakan posisi orang nomor satu di negeri Ratu Balqis itu justru mulai menguat.

Walaupun demonstran masih bertahan di Tahrir Square dan membentuk jalinan rantai manusia yang begitu panjang, kabinet yang baru dibentuk menyusul krisis politik yang telah berlangsung dua pekan ini akan mulai bersidang. Demikian dikabarkan televisi pemerintah, Nile TV, seperti dikutip CNN.

Pemerintah juga memperpendek jam malam, dari pukul 20.00 hingga 06.00 waktu setempat. Pekan lalu jam malam diberlakukan sejak tengah hari. Walaupun begitu, jam malam tidak dapat menghentikan aktivitas demonstran yang berkumpul di Tahrir Square.

Sepanjang hari Senin ini (7/2), dilaporkan bahwa tanda-tanda ke arah kehidupan yang normal mulai terlihat kembali. Lebih banyak toko dan bank yang dibuka. Jalanan juga mulai terlihat kembali ramai oleh mobil dan kendaraan lain yang lalu lalang.

Manuver Husni Mubarak menghadapi gelombang protes yang begitu besar ini untuk sementara mampu menyelamatkan dirinya. Dimulai dari penegasan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang masa kekuasaan lewat pemilihan umum bulan September nanti, dan tidak akan menempatkan anaknya, Gamal Mubarak, sebagai pengganti dirinya. Dia juga menunjuk mantan Kepala Dinas Intelijen Mesir, Omar Sulaiman, sebagai Wakil Presiden. Sejak berkuasa pada 1981, kursi wakil presiden ini dibiarkan kosong. Omar pub berinisiatif bertemu dengan pimpinan kelompok oposisi dan kaum intelektual sebanyak dua kali. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya