Berita

ilustrasi/ist

Kelompok Fuad Setuju Negosiasi dengan Pemerintah

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 18:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintahan Husni Mubarak bersedia menggelar negosiasi dengan kelompok oposisi yang sudah 12 hari menggelar demonstrasi di sejumlah kota di Mesir. Hari Rabu yang lalu (2/2), kelompok pendukung Mubarak menyerang kelompok penentang Mubarak. Sementara hari Jumat kemarin (4/2), kelompok penentang Mubarak menggelar ritual “hari keberangkatan” untuk memperlihatkan rasa muak mereka terhadap presiden yang telah berkuasa selama 30 tahun ini.

Menurut informasi yang dikutip CNN negosiasi akan dilakukan hari Sabtu ini (5/2). Namun belum diberitakan lebih lanjut kapan persisnya dan dimana negosiasi akan digelar. Kubu pemerintah akan diwakili mantan kepala dinas intelijen yang kini menjadi wakil presiden, Omar Sulaiman. Nama Omar Sulaiman mulai disebut-sebut sebagai calon pengganti Husni Mubarak yang paling disukai Amerika Serikat dan dunia Barat. Beberapa pemimpin kelompok oposisi kabarkan setuju untuk menghadiri negosiasi ini.

CNN juga menyebutkan, pemerintah AS berharap negosiasi ini berhasil menemukan jalan keluar terbaik untuk menghentikan krisis Mesir. Sehari sebelumnya, Presiden Barack Obama kembali mendesak Husni Mubarak untuk mendengarkan aspirasi rakyat Mesir yang tidak puas dengan dirinya. Transisi kekuasaan di Mesir harus berjalan dengan damai dan tertib, seru Obama.

Sekjen Partai Wafd, Fuad Badrawai, mengatakan, mereka setuju memasuki gelanggang negosiasi setelah pemerintah berjanji akan menyelidiki bentrokan hari Rabu lalu di Tahrir Square.

Tapi tak semua kelompok oposisi sepakat ikut dalam negosiasi. Deputi Ketua Ikhwanul Muslim, Mohammad Habib misalnya, mengatakan bahwa negosiasi adalah strategi Husni Mubarak untuk melemahkan gerakan rakyat. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya