Berita

KOIN UNTUK PRESIDEN

Menggelikan, DPR Lupa Diri

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 12:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Aksi sebagian anggota DPR mengumpulkan koin untuk Presiden disebut sebagai tindakan menggelikan.

"Yang harusnya disumbang koin itu kan DPR, karena mereka sering ke luar negeri, minta dana aspirasi dan bangun gedung mewah," ucap pemerhati parlemen, Sebastian Salang, dalam diskusi "DPR Kok Dilawan?" di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/2).

Dia mengaku geli ketika DPR ikut-ikutan mengumpulkan koin sebagai ungkapan kritik pada Presiden yang menyatakan gajinya tidak naik selama tujuh tahun berkuasa. Seharusnya, sebagai lembaga yang punya otoritas dan wewenang besar, DPR tidak melakukan guyonan. Kalau rakyat biasa yang melakukan penggalangan koin untuk presiden, itu wajar karena rakyat biasa tidak punya kekuatan, hingga yang bisa dilakukan hanya aksi simbolis untuk menegur bahwa yang Presiden lakukan itu tidak benar.


"Tapi DPR kan punya kekuasaan, bisa naikkan turunkan gaji presiden. DPR tak sadari punya otoritas, karena terlalu banyak hal yang dipikirkan DPR, mereka lupa diri mereka sendiri siapa. Ini pukulan bagi DPR dan jangan anggap ini lucu," tegas Salang.

Bayangkan, imbuh Sebastian Salang, jika ada menteri yang mengetahui ada warga negara yang tidak mampu membayar ongkos pengobatan malah menggagas aksi pengumpulan koin.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya