Berita

MIRANDAGATE

Tidak Punya Pengawas, KPK Jadi Komisi Pilih Kasih

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 09:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pasca amandemen konstitusi, DPR memiliki kekuasaan lebih kuat daripada sebelum amandemen. DPR sekarang memiliki kekuasaan yang sangat besar terutama dalam aspek legislasi.

"Misalnya, ada lembaga lemah akan dikuatkan. Meskipun tetap saja ada teman-teman menggunakan kekuasaan  membentuk UU ini untuk melemahkan lembaga tertentu," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Nasir Djamil, dalam diskusi "DPR Kok Dilawan?" di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/2).

Terkait penolakan Komisi III DPR dan Timwas Skandal Bank Century terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad-Chandra Hamzah dalam dua kali sidang pekan ini, Nasir menjelaskan.


"Sebenarnya untuk menguatkan. Kejaksaan punya Komisi Kejaksaan, Polri punya Komisi Kepolisian. Saya belum pernah dengar Komisi KPK, siapa yang awasi? Yang awasi KPK Presiden tapi tak pernah langsung," tegasnya.

"Kami bukan mengusir KPK tapi menyemprit. Jangan sampai KPK jadi Komisi Pilih Kasih. Dulu kan disebut Komisi Pemeriksaan Kado. Sekarang ada kesan KPK tebang pilih. Ada yang seharusnya diperiksa tapi tak diperiksa," katanya sambil menambahkan, Indonesia punya KPK yang kuat tapi tak bersentuhan dengan dunia nyata.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya