Berita

ilustrasi/ist

REVOLUSI MESIR

Resmi, Perdana Menteri Mesir Minta Maaf

KAMIS, 03 FEBRUARI 2011 | 19:16 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setidaknya lima orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam bentrokan antara kelompok pendukung dan penentang Presiden Mesir Husni Mubarak di Kairo, kemarin malam (Rabu, 2/2) hingga dinihari tadi (Kamis, 3/2).

Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq menyebut kerusuhan itu sebagai kesalahan fatal. Ia minta maaf dan berjanji akan menggelar investigasi. Sepanjang hari Rabu kemarin, peta di lapangan mendadak berubah. Kelompok pro Husni Mubarak menyerang kelompok anti Husni yang selama sepekan menguasai Kairo, khususnya Tahrir Square. Suara tembakan yang terdengar di banyak tempat di Kairo berlangsung selama berjam-jam hingga menjelang subuh.

Menurut Menteri Kesehatan Ahmed Samih Farid, lima orang tewas dalam kerusuhan itu dan 836 orang terluka akibat lemparan batu dan pukulan benda tumpul dari logam. Imanda Amalia, yang disebut-sebut warga negara Indonesia yang bekerja sebagai staf PBB di Kairo, juga dikabarkan tewas di tengah kerusuhan. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi dari Kairo mengenai kebenaran kabar itu. Pihak pemerintah Indonesia pun belum memiliki informasi yang adekuat.

Adapun Shafiq yang berbicara melalui stasiun televisi swasta Al-Hayat, menegaskan, penyerangan yang dilakukan terhadap demonstran yang berunjuk rasa secara damai tidak dapat dibenarkan. Selain meminta maaf, dia juga menyarankan demonstran agar pulang dan membantu penyelesaian krisis ini. [guh]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya