Berita

Publika

Aparat Hukum Mojokerto Permainkan Masyarakat?

RABU, 02 FEBRUARI 2011 | 05:07 WIB

RMOL. Minggu (7/1) sekitar pukul 10.00, anak saya, Faisal, ditilang oleh dua petugas Polantas Polresta Mojokerto saat melintas di Jalan KH Dahlan Kota Mojokerto. Anak saya ditilang karena salah jalan (melawan arus) dan tidak punya SIM, karena masih berumur 15 tahun.

Sebelum ditilang, petugas memeriksa STNK sepeda motor saya, dengan nomor polisi S 5619 SA, dan meminta anak saya mendatangi pos polisi. Karena saya melihat ada gelagat kurang baik, saya minta dua petugas itu langsung menilang anak saya.

Petugas langsung membuatkan surat tilang dengan nomor registrasi: 152977 A. Hari dan tanggal sidangnya ditulis Rabu, 19 Januari pukul 08.00.


Yang membuat saya kecewa, saat istri dan anak saya datang pada tanggal tersebut di Pengadilan Negeri Mojokerto, ternyata hari itu tidak ada jadwal sidang tilang. Menurut petugas pengadilan, sidang untuk Polresta Mojokerto diundur hari Kamis (20/1).

Pada Kamis, istri saya datang lagi ke pengadilan. Tapi ternyata berkas tilang anak saya tidak ada dalam daftar sidang. Alasan petugas pengadilan, berkas tilang anak saya belum dikirim oleh Polresta Mojokerto, dan istri saya diminta datang lagi pada Senin (24/1). Saat istri saya datang pada Senin, ternyata juga tidak ada jadwal sidang karena berkas tilang dari Polresta Mojokerto belum dikirim ke pengadilan.

Pada Senin (27/1), saya datang lagi ke pengadilan, tetapi berkas anak saya tidak tercantum dalam daftar tilang di pengadilan. Atas saran petugas pengadilan, hari itu juga istri saya mendatangi petugas Polresta Mojokerto. Oleh saudara Yuliana, petugas bagian tilang Polresta dikatakan berkas tilang anak saya pada 13 Januari sudah dikirimkan ke Kejaksaan.

Dengan kejadian ini, keluarga saya sangat dirugikan oleh kinerja buruk aparat hukum di Mojokerto. Mohon Kapolri, Kejagung, Mahkamah Agung dan Menteri Hukum menegur anak buahnya, agar mereka tidak mempermainkan masyarakat.

Zaenal Abidin, Warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya