Agus Tjondro/ist
Agus Tjondro/ist
RMOL. Tersangka kasus dugaan korupsi pemilihan Deputi Senior Gubernur BI tahun 2004 atau suap travellers cheque (TC) Agus Tjondro, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menyatukan berkas perkara kasusnya dengan 24 tersangka TC lainnya.
"Kami mengajukan permohonan, agar berkas pak Agus dipisah, tidak disatukan dengan tersangka lainnya," ujar salah satu kuasa hukum Agus, Arde Netadji, kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, sesaat lalu (Senin, 31/1).
Permintaan itu diajukan tim kuasa hukum, karena posisi Agus Condro, dalam kasus yang diduga melibatkan mantan Deputi Gubernur Senior BI, Miranda Swaray Goeltom itu, adalah sebagai peniup pluit alias whistleblower.
[ono]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Kamis, 09 April 2026 | 16:15
Kamis, 09 April 2026 | 15:56
Kamis, 09 April 2026 | 15:41
Kamis, 09 April 2026 | 15:33
Kamis, 09 April 2026 | 15:21
Kamis, 09 April 2026 | 15:19
Kamis, 09 April 2026 | 15:08
Kamis, 09 April 2026 | 15:01
Kamis, 09 April 2026 | 14:37
Kamis, 09 April 2026 | 14:30