Berita

Busyro Bakal Periksa Dua Jenderal dan Dua Mantan Dirjen Pajak

SELASA, 25 JANUARI 2011 | 18:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan menyelidiki pemberi dan penerima uang dari mafia pajak dan hukum Gayus Halomoan Partahanan Tambunan.

"Fokus pemeriksaan (penyelidikan) Gayus pada soal dari mana uang masuk ke Gayus dari kemana pula uang Gayus itu," ujar Ketua KPK, Busyro Muqoddas, kepada wartawan, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (25/1).

Busyro yakin Gayus tidak bermain sendiri dalam kasus mafia pajak. "Ini kasus struktural. Gayus tidak main sendiri. Pasti ada pihak yang terlibat," katanya.


Mantan Ketua Komisi Yudisial ini tidak segan menyebut indikasi dugaan keterlibatan petinggi pajak, kepolisian maupun kejaksaan dalam kasus ini.

"KPK akan meletakkan kasus ini pada siapapun juga yang terlibat, termasuk jajaran kepolisian, kejaksaan, dan Ditjen pajak. Kami sedang telaah dan kami cermati ke arah sana. Kami akan periksa dua jenderal (kepolisian), Jaksa, dan dua mantan Dirjen Pajak" tutupnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya