ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Organisasi keguruan yang ada saat ini, yakni Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dinilai tak bisa lagi memperjuangkan nasib guru. Karena itulah, sejumlah guru pun berinisiatif membentuk Federasi Serikat Guru Indonesia.
"PGRI dan IGI sudah tidak bisa mengakomodir aspirasi-aspirasi kami. Kami tidak puas dengan kinerja dan peran organisasi yang tidak bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah meningkatkan kualitas hidup guru," ujar salah satu deklator Retno Listyarti, di kantor Indonesian Corruption Watch (ICW), Jakarta, Minggu (23/1).
Organisasi guru yang ada, menurutnya, sudah membiarkan terus terjadinya diskriminasi terhadap guru yang dilakukan pemerintah.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Kamis, 09 April 2026 | 16:15
Kamis, 09 April 2026 | 15:56
Kamis, 09 April 2026 | 15:41
Kamis, 09 April 2026 | 15:33
Kamis, 09 April 2026 | 15:21
Kamis, 09 April 2026 | 15:19
Kamis, 09 April 2026 | 15:08
Kamis, 09 April 2026 | 15:01
Kamis, 09 April 2026 | 14:37
Kamis, 09 April 2026 | 14:30