Berita

ratu atut/ist

AKROBAT PEMBANGUNAN

SBY Akui Ekonomi Banten Paling Rendah

KAMIS, 20 JANUARI 2011 | 14:42 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Cerita tentang akrobasi pembangunan yang dilakukan di Provinsi Banten sampai juga di telinga Presiden SBY. Setelah mendengarkan hal itu, SBY membenarkan bahwa ekonomi pembangunan Banten masih yang paling rendah setelah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bedanya, Banten adalah provinsi yang memiliki kekayaan alam melimpah. Sementara NTT dikenal sebagai salah satu provinsi dengan potensi kekayaan alam yang minim.

Cerita tentang akrobasi pembangunan di Banten itu disampaikan ekonom dari Universitas Tirtayasa (Untirta) Banten, Dahnil Anzar yang juga Ketua Bidang Tani dan Nelayan PP Pemuda Muhammadiyah, yang bersama sembilan pengurus PP Pemuda Muhammadiyah bertemu dengan Presiden SBY di Istana Negara, Kamis siang (20/1).

Dahnil adalah penulis buku “Akrobat Pembangunan” yang mencermati proses pembangunan Banten yang menurutnya sarat dengan manipulasi dan otak-atik angka indikator pembangunan. Otak-atik angka ini, demikian Dahnil, memang sukses memperlihatkan kesan bahwa pemerintah Banten berhasil maksimalisasi pembangunan. Namun di sisi lain justru mengabaikan substansi pembangunan.

Kepada SBY, Dahnil mencontohkan angka pengangguran di Provinsi yang dipimpin Ratu Atut itu. Pemerintah Banten, menurutnya, menggunakan metode yang tidak biasa untuk mengukur tingkat pengangguran di Banten, yakni jumlah pengangguran terbuka dibagi jumlah penduduk Banten.

“Semestinya, untuk menghitung angka pengangguran yang dilakukan adalah membagi jumlah pengangguran terbuka dengan jumlah angkatan kerja,” ujar Dahnil sambil menambahkan angka yang dipublikasikan pemerintah Banten berbeda dengan angka yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS).

SBY yang mendengarkan penjelasan Dahnil terlihat mengangguk-angguk dan membenarkan bahwa Banten merupakan salah satu provinsi yang memiliki performa perekonomian terendah di Indonesia. SBY pun keberatan dengan penggunaan cara-cara seperti yang disampaikan Dahnil itu.

“Jangan karena mau Pilkada maka dibikin bagus, agar nanti terpilih dan memimpin lagi,” ujar SBY sambil mengucapkan terima kasih atas laporan yang disampaikan Dahnil. SBY juga meminta agar pemuda berperan aktif untuk ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan daerah, termasuk di Banten.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang juga hadir mendampingi SBY dalam pertemuan itu pun tak mau ketinggalan. Di saat Dahnil menjelaskan berbagai hal yang ditemukannya di Banten, Hatta membuka-buka iPad di pangkuannya. Tak lama ia menegakkan kepala dan berkata, “Benar, pembangunan ekonomi Banten yang terendah di Indonesia.” [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya