Berita

Marzuki Alie Tantang Rizal Ramli

SABTU, 08 JANUARI 2011 | 09:48 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pada pembukaan Musyawarah Nasional Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) yang dipimpin oleh Amelia Yani di Hotel Mercure Ancol, Jumat (7/1, Ketua DPR Marzuki Alie menyebut Rizal Ramli sebagai calon presiden alternatif. Marzuki menantang Rizal Ramli untuk berani masuk kedalam partai politik.

Rizal Ramli tidak menjawab tantangan Marzuki itu. Ia justru menyarankan, agar Marzuki berani mengambil inisiatif untuk melakukan reformasi pembiayaan partai politik, agar demokrasi Indonesia tidak dibajak oleh kekuatan uang dan oligarki, jika sungguh-sungguh ingin menghentikan demokrasi kriminal yang sekarang terjadi.

Menurut Rizal Ramli, sebaiknya partai-partai politik dibiayai oleh negara seperti di Jerman, Australia dan lainnya sampai pendapatan rakyat Indonesia mencapai $ 10.000 per orang. Pembiayaan untuk partai-partai Rp 0,5 trilliun per tahun dinilainya relatif kecil dari total APBN Rp 1200 trilliun.


"Tetapi ada syaratnya, yaitu partai-partai harus bersedia diaudit (termasuk investigatif audit), menegakkan good governance, dan hanya boleh mengajukan calon legislatif dan eksekutif yang memiliki integritas, leadership dan track record yang baik," kata Rizal Ramli kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (8/1).

Dengan cara itu, dominasi kekuatan uang dalam kaderisasi Parpol bisa dihindari. Menurut Gus Romli, pembiayaan negara tersebut tidak ada artinya dibandingkan dengan kerusakan akibat money politics dalam kehidupan bernegara dan berbangsa.[ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya