Berita

ilustrasi/ist

GARUDA DIBOBOL 0-3

Pujian Politisi Tinggalkan Beban Psikologis

MINGGU, 26 DESEMBER 2010 | 22:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bonus yang diberikan sebelum kompetisi berakhir dan kelakuan tokoh-tokoh politik yang mempolitisasi Cristian Gonzales Cs ikut menjadi penyebab kekalahan Garuda Indonesia dari Harimau Melayu dalam pertandingan final leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur (Minggu malam, 26/12).

“Memberikan bonus sebelum kompetisi berakhir membawa dampak buruk yang merusak semangat Timnas. Orang yang menerima bonus biasanya berpikir, bahwa misinya telah selesai dan berhasil baik. Dan karenanya, tidak perlu kerja keras lagi pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” demikian disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, mengomentari hasil akhir pertandingan yang dimenangkan Malaysia 3-0.

Selain itu, sambung Saleh, politisasi prestasi Timnas juga meninggalkan beban psikologis. Anggota skuad Garuda tersandera oleh pujian politis yang disampaikan kepada publik.

Untuk menghadapi pertandingan leg kedua tanggal 29 Desember nanti, Saleh meminta agar diambil langkah serius untuk meningkatkan semangat bertanding Timnas.

“Di antara cara yg bisa dilakukan adalah meminta mereka-mereka yang pernah memberi bonus untuk memberi bonus tambahan. Hal seperti ini perlu dilakukan agar Timnas merasa terus didukung walaupun mereka sedang ditimpa kekalahan. Kalau perlu, bonus yang diberikan lebih besar dari yang sebelumnya. Tindakan seperti ini baru bisa disebut sebagai pencinta Timnas sejati,” demikian Saleh. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya