Berita

abdurrahman wahid/ist

HAUL GUS DUR

Bila Dilarang, Majapahit Bisa Ikut Bergolak

MINGGU, 26 DESEMBER 2010 | 07:32 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintah diingatkan untuk tidak gegabah melarang haul atau peringatan hari wafat KH Abdurrahman Wahid dan Muktamar III PKB Gus Dur di Surabaya hari ini (Minggu, 27/12).

“Yogyakarta sudah bergolak karena pemerintah pusat bermain-main dengan wacana monarki dan demokrasi. Kalau haul Gus Dur dan Muktamar III ini pun dilarang, bisa-bisa pendukung almarhum Gus Dur di Jawa Timur yang merupakan basis NU akan tersinggung, dan Majapahit pun bisa bergolak,” ujar mantan jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi, yang juga Kepala Desk Politik Muktamar III PKB Gus Dur.

Tetapi, sambung Adhie, dirinya percaya aparat keamanan tidak akan mengambil tindakan represif, seperti membubarkan haul dan Muktamar III PKB Gus Dur di Hotel Garden Palace.

“Bagaimanapun Gus Dur adalah milik kita semua. Dan PKB sebagai salah satu warisan Gus Dur harus diberi kesempatan untuk terus berdialektika,” ujar Adhie lagi.

Sementara itu, kalangan PKB di Jawa Timur terlihat keberatan dengan rencana kubu Yenny Wahid ini.

“Tidak ada PKB Gus Dur,” kata Sekretaris Garda Bangsa PKB Jatim, M. Ka’bil Mubarok ketika mengadukan kubu Yenny Wahid di Mapolda Jatim, kemarin (Sabtu, 25/12). [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya