Berita

ilustrasi/ist

GLANDES

Muhammad Lubis Masih Diamankan, Laode Kamaluddin Dilepaskan Polisi

KAMIS, 09 DESEMBER 2010 | 15:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Aparat Kepolisian kembali mengamankan dua aktivis anti korupsi yang menggelar aksi di depan kantor KPK Kuningan, Jakarta.

Kedua aktivis tersebut adalah Muhammad Lubis dan Laode Kamaluddin, masing-masing dari Rakyat Bergerak dan Fraksi Front Rakyat Anti Korupsi (Fraksi). Keduanya diamankan polisi setelah sebelumnya terjadi chaos, saling dorong antara massa aksi dengan aparat .

Laode Kamaluddin diamankan polisi sesaat setelah dirinya menumpahkan bensin terhadap peti mati yang dipenuhi foto Bupati Banggai Kepulauan Irianto Malingong, lalu membakarnya tepat di bahu jalan jalur lambat Jalan Rasuna Said.


Sementara itu, Muhammad Lubis diamankan karena menolak memberikan mikrophone yang hendak diambil aparat.

Rakyat Bergerak menuntut KPK membongkar skandal Bank Century, yang melibatkan Waprhes Boediono dan juga megaskandal lainnya, seperti BLBI, IPO Krakatau Steel, IT KPU dan Mafia pajak Gayus HP Tambunan.

"Jika KPK tidak mampu, bubarkan saja," demikian orasi salah seorang aktivis Rakyat Bergerak Siti Maesaroh.

Sementara itu, masa dari Fraksi meminta KPK menangkap Bupati Banggai Kepulauan Irianto Malingong karena telah mengkorupsi dana APBD.

"KPK harus menangkap Bupati Irianto. Dia koruptor, telah menyebabkan kemiskinan di daerah kami," desak Lukman Nursam dalam orasinya sambil sesekali mendesak aparat membebaskan teman mereka yang ditangkap.

Dalam pantuan Rakyat Merdeka Online, Laode Kamaluddin sudah dibebaskan dan kembali berorasi. Sementara Muhammad Lubis masih diamankan. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya