Berita

GARUDA INDONESIA/IST

IMM Tolak Rencana Privatisasi PTPN, Garuda dan BUMN Lain

SABTU, 04 DESEMBER 2010 | 17:22 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kisruh IPO Krakatau Steel semestinya menjadi pengalaman berharga bagi tim ekonomi pemerintah yang dipimpin Hatta Radjasa, dalam mengambil kebijakan swastanisasi BUMN.

Sejak privatisasi Indosat, Telkomsel, Semen Padang, dan banyak lagi swastanisasi perusahaan strategis terbukti tidak menguntungkan perekonomian nasional.

Sebaliknya, swastanisasi menyebabkan hilangnya kekayaan negara di tengah deraan kemiskinan yang melanda Indonesia.


Demikian pandangan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ton Abdillah Has, Sabtu (4/12).

"Oleh karenanya, DPP IMM menolak rencana privatisasi atas PTPN, Garuda Indonesia, dan BUMN lain yang sedang digodok pemerintah dan DPR," tegas Ton.

Menurutnya, Menko Perekonomian seharusnya merevitalisasi BUMN menjadi kekuatan ekonomi bangsa, sekaligus kebanggaan nasional. Hal ini juga seperti yang dilakukan pemerintah Malaysia terhadap Petronas, hingga mampu menjadi merek global.

BUMN yang mayoritas bergerak di sektor riil seharusnya dapat menjadi tiang pancang perekonomian nasional, menyerap lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.

"Pemerintah dapat saja membiayai ekspansi BUMN dengan melakukan pinjaman luar negeri daripada kebijakan hutang negara, yang selama ini tidak produktif untuk program BLT, Jamkesmas, PNPM mandiri dan lain-lain, yang semestinya cukup menggunakan dana masyarakat melalui pajak," tukas Ton. [wid] 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya