Berita

Teten: Satgas PMH Membuat Rancu Kinerja Institusi Penegak Hukum

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 19:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Keberadaan Satgas pemberantasan mafia hukum bentukan Presiden SBY cukup membuat rancu kinerja institusi-institusi penegak hukum yang sudah ada, karena terlalu banyak campur tangan terhadap kasus yang terjadi.

"Seharusnya Satgas membuat rekomendasi saja kepada Presiden, lalu meneruskannya pada Kejaksaan dan Kepolisian, bukan dengan cara menyelesaikan kasus per kasus. Kalau penyelesaiannya seperti itu, maka pemberantasan mafia hukum akan lama dan berat," jelas Sekjen Transparency International Indonesia, Teten Masduki di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Kamis, 2/12).

Teten mencontohkan, ketika seseorang diketahui terlibat atau bertindak sebagai mafia hukum, maka Satgas bisa merekomendasikan pada Presiden untuk mencopotnya. Ia menambahkan, jika penyelesaian mafia hukum dilakukan kasus per kasus justru lebih bertendensi politis.


Terkait wacana pembubaran Satgas, Teten mengatakan bahwa hal itu merupakan urusan DPR. Ia juga mengakui, belum ada keberhasilan yang diraih oleh lembaga yang telah melambungkan nama Denny Indrayana itu. [wah]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya