Berita

Teten: Satgas PMH Membuat Rancu Kinerja Institusi Penegak Hukum

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 19:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Keberadaan Satgas pemberantasan mafia hukum bentukan Presiden SBY cukup membuat rancu kinerja institusi-institusi penegak hukum yang sudah ada, karena terlalu banyak campur tangan terhadap kasus yang terjadi.

"Seharusnya Satgas membuat rekomendasi saja kepada Presiden, lalu meneruskannya pada Kejaksaan dan Kepolisian, bukan dengan cara menyelesaikan kasus per kasus. Kalau penyelesaiannya seperti itu, maka pemberantasan mafia hukum akan lama dan berat," jelas Sekjen Transparency International Indonesia, Teten Masduki di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Kamis, 2/12).

Teten mencontohkan, ketika seseorang diketahui terlibat atau bertindak sebagai mafia hukum, maka Satgas bisa merekomendasikan pada Presiden untuk mencopotnya. Ia menambahkan, jika penyelesaian mafia hukum dilakukan kasus per kasus justru lebih bertendensi politis.


Terkait wacana pembubaran Satgas, Teten mengatakan bahwa hal itu merupakan urusan DPR. Ia juga mengakui, belum ada keberhasilan yang diraih oleh lembaga yang telah melambungkan nama Denny Indrayana itu. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya