Berita

pertamina/ist

Punya Utang ke Pertamina, DPR Akan Panggil TPPI

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 14:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi VII DPR RI berencana akan memanggil PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) awal pekan depan. Pemanggilan itu terkait utang mereka sebesar 600 juta USD kepada Pertamina.

“Kemarin kami sudah dengar versi Pertamina dan nanti akan dengarkan versi TPPI. Kami akan mendengarkan dua belah pihak,” ujar anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (2/12).

Menurut Sutan, skema pembayaran utangnya harus diperjelas. Katanya, ada versi yang mengatakan TPPI membayar dengan cara mencicil dalam tempo 30 hari tapi ada juga versi lain, yaitu 70 hari. Besar cicilannya fluktuatif sesuai dengan biaya yang diperoleh anak perusahaan PT Tuban Petrochemical Industries itu.


“Tapi yang terpenting harus ada pernyataan dari TPPI untuk membayar utangnya,” ucapnya.

Sutan menjelaskan bahwa pemerintah tidak memberikan dana talangan kepada TPPI sebagai cara untuk menyelesaikan kekisruhan utangnya. Sebab hal tersebut dilakukan, bukan tidak mungkin negara akan kembali merugi seperti yang terjadi dalam kasus BLBI.

“Jangan diambil alih, karena utangnya belum selesai. Jika diambil alih dan nanti setelah sehat pasti kembali dibeli oleh orang-orang yang sama juga. Lebih baik utangnya direstrukturisasi saja,” Sutan beralasan.[yan]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya