Berita

demo tki/ist

Publika

Hentikan Pengiriman TKI ke Negara yang Tak Mau Berikan Jaminan Perlindungan

SABTU, 27 NOVEMBER 2010 | 17:52 WIB

RMOL. Maraknya kasus penganiayaan yang dialami para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, membuat semua pihak prihatin

Para TKI merupakan ladang devisa bagi negara. Namun sangat disayangkan
keberadaan para pahlawan devisa ini tidak mendapatkan perlindungan hukum yang memadai bila terjadi tindak kekerasan dari para majikannya di luar negeri.

Sekian banyak kasus penyiksaan itu yang terjadi pada TKI di luar baik di Arab Saudi, Singapura maupun Malaysia, belum ada satu pun pihak majikan yang menjalani hukuman akibat perbuatannya. Bilapun ada, proses hukumnya lama dan bertele-tele. Kita sebagai bangsa tentu geram atas ulah majikan terhadap TKI.

Sekian banyak kasus penyiksaan itu yang terjadi pada TKI di luar baik di Arab Saudi, Singapura maupun Malaysia, belum ada satu pun pihak majikan yang menjalani hukuman akibat perbuatannya. Bilapun ada, proses hukumnya lama dan bertele-tele. Kita sebagai bangsa tentu geram atas ulah majikan terhadap TKI.
 
Niat ingin menambah penghasilan, tetapi mereka justru pulang dalam keadaan mengenaskan. Hal ini terjadi karena mereka berada dalam posisi yang lemah. Oleh sebab itu pemerintah harus tegas dan perlu pemikiran dan solusi tertentu yang lebih dapat menjamin keamanan dan keselamatan TKI yang bekerja di negara lain. Bahkan perlu ada semacam perjanjian dengan pemerintah negara bersangkutan untuk melindungi  TKI.
 
Kita membayangkan sekaligus mengharapkan agar pemerintah responsif dalam menangani masalah, terutama mengenai pelanggaran hukumnya, titik berat penanganan perkara, serta upaya memberikan hukuman yang berat dan maksimal terhadap setiap pelaku penyiksaan.
 
Pmerintah juga harus memberi tekanan terhadap negara tujuan TKI, agar mau berikan
jaminan perlindungan terhadap mereka, sehingga TKI benar terlindungi. Sehingga para majikan maupun perusahaan yang menampung mereka tidak berbuat semena-mena tanpa sanksi hukum apapun.

Bila perlu hentikan pengiriman TKI ke negara yang tidak mau memberikan jaminan perlindungan.
 
Anastasia Putri
Jl. Kebantenan V No. 30 Semper Timur Cilincing
Jakarta Utara 

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya