Berita

edi swasono/ist

Guru Besar UI Ingatkan SBY Agar Kembali ke Konstitusi Ekonomi

SELASA, 23 NOVEMBER 2010 | 15:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Arah pembangunan ekonomi yang dijalankan Pemerintah SBY sangat neolib. Jauh dari karakter konstitusi dasar UUD 1945 yang telah dicetak oleh para founding father.

"Jangan aneh jika kemudian perekonomian kita hanya berhasil membangun ekonomi segelintir orang saja dan gagal mewujudkan kesejahteraan rakyat," demikian Guru Besar ekonomi Universitas Indonesia, Sri Edi Swasono saat menyampaikan stadium general di Fakultas Ekonomi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Akibatnya, lanjut Edi Swasono, terjadi pembangunan yang menggusur orang miskin bukan kemiskinan. Lebih dari itu, kini justru yang terjadi sekedar membangun di Indonesia bukan pembangunan Indonesia.


"Ini yang menjadikan ekonomi dikuasai oleh para pemilik modal. Industri ekonomi strategis banyak dimiliki asing, sampai BUMN pun mereka yang menguasai," urainya seraya mengingatkan agar pemerintah kembali kepada konstitusi.

Masih kata dia, sebenarnya konstitusi ekonomi Indonesia sangat jelas karena dibangun atas kolektivisme, kebersamaan dan berdasar asas kekeluargaan.

Jika itu dilakukan, suami dari Meutia Hatta ini yakin Indonesia akan sejahtera dan tidak akan ada pembangunan ekonomi yang sangat timpang seperti sekarang. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya