Berita

peleburan baja/ist

IPO KS MIRING

Masa Depan KS Hanya Jadi Gudang

SENIN, 15 NOVEMBER 2010 | 10:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penjualan BUMN Krakatu Steel (KS) dengan harga murah terjadi karena dari awal rezim SBY-Boediono meyakini privatisasi sebagai jalan keluar atau solusi mengatasi kebangkrutan ekonomi.

Hal itu disampaikan peneliti Institute Global for Justice, Salamuddin Daeng, kepada Rakyat Merdeka Online, (Senin, 15/11).

Menurut Daeng, privatisasi terhadap KS merupakan kebijakan yang salah. Kalau KS diserahkan ke sektor swasta dan bahkan kemudian swasta asing yang mengambil alih, maka KS bukan semakin menguat, yang ada malah akan semakin bangkrut.


"KS akan dibangkrutkan. KS akan dirusak. Karena analisis situasi globalnya, baja sekarang itu over produksi.  Negara-negara partner dagang utama baja Indonesia yakni India, Cina dan Korea Selatan saat ini mengalami over produksi," katanya.

Jadi dalam hal ini, lanjut Daeng, yang dibutuhkan dari Indonesia adalah pasar baja, pasar untuk mendistribusikan baja dari Cina, India, dan Korea. Indonesia bukan lagi sebagai produsen yang tangguh.

"Swasta asing membeli saham KS, diambil alih sekalian tapi nantinya KS hanya dijadikan gudang saja," tandasnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya