Berita

Soetrisno Bachir: Nanti Kita Dikira Mau Makar

SABTU, 13 NOVEMBER 2010 | 11:58 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tak seperti Jakarta, Jombang jauh dari hiruk pikuk politik. Di tempat seperti ini, berbagai diskusi bertema kebangsaan dan keprihatinan terhadap berbagai kondisi dapat dilakukan.

Demikian kata Soetrisno Bachir, saat peresmian gedung Yusuf Haysim dan aula Bachir Ahmad di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, di Jombang, Sabtu (13/11). Dalam peresmian itu sejumlah tokoh, seperti Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahuddin Wahid, Dr. Rizal Ramli dan tokoh agama seperti Ketua KWI Mgr. Martinus Situmorang juga hadir.

"Nanti dikira kita mau makar," kata Soetrisno disambut tawa hadirin.


"Kalau di Jakarta ke tempat pertemuan sudah emosi karena macet. Sehingga yang ada jatuhkan SBY saja," sambungnya.

Soetrisno juga merasa perlu mengatakan bahwa dirinya hadir bukan sebagai ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) karena sudah lengser dan bahkan sudah mengundurkan diri dari PAN.

Dia pun mengatakan belum tahu apakah akan bergabung dengan partai politik lain atau mendirikan partai politik baru.

Nama gedung yang diresmikan hari ini diambil dari nama mantan Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, KH Yusuf Hasyim yang meninggal dunia 2007 lalu. Yusuf Hasyim adalah salah seorang anak dari pendiri NU Hasyim Ashari, dan paman dari Abdurrahman Wahid. Sementara aula di lantai tiga gedung itu diberi nama ayahanda Soetrisno Bachir, Achmad Bachir.

"Saya ingin mendirikan partai bersama keluarga almarhum Gus Dur," demikian Soetrisno yang mengaku semasa kuliah dulu sering menghabiskan waktu berdiskusi dengan Gus Dur.[guh]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya