Berita

IPO KS MIRING

Harga Saham Melonjak, Kita Sudah Dikangkangi!

KAMIS, 11 NOVEMBER 2010 | 11:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kenaikan hampir 50 persen harga saham Krakatau Steel dari harga awal penawaran Rp 850 per lembar pada perdagangan hari pertama di pasar bursa kemarin (10/11) menjadi bukti bahwa ada persekongkolan sistematis untuk membobol aset negara.

Demikian disampaikan pengamat pasar modal, Yanuar Rizki, kepada Rakyat Merdeka Online (11/11).

"Kita sudah dikangkangi. Masa sehari langsung bisa kumpulkan Rp 1,99 triliun. Kok gampang sekali ya. Ini kan hampir menyamai harga IPO-nya yang Rp 2 triliun itu," katanya.


Yanuar menyesalkan sikap pemerintah yang sejak awal menyerahkan semua proses IPO ke mekanisme pasar.

"Sekarang terbukti pasar sangat jorok dan serakah," ucapnya.

Di pasar bursa, saham berkode KRAS itu bergerak sangat aktif. Sejak dibuka dengan harga Rp 850 pada jam 09.30 WIB, saham terus bergerak naik mulai dari  Rp 950, Rp 1.100, Rp 1.210, hingga Rp 1,250.

Menurut Yanuar, kalau mau menggunakan mekanisme pasar kenapa harga penawaran yang dipakai sangat rendah. Harusnya harganya dipatok tinggi agar tidak merugi.

"Sudah tahu minat pasar sangat tinggi tapi kenapa dijual rendah (hanya Rp 850)," tambahnya.

"Negara bukan kecolongan, tapi sengaja biar dicolong," tandasnya.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya