Merapi/ist
Merapi/ist
Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu malam (7/11). Keterangan ini juga dimaksudkan untuk menjawab keraguan berbagai pihak dengan maksud Presiden berkantor di Jogjakarta.
“Hingga Sabtu, 6 November, satu hari setelah Instruksi Presiden yang dinyatakan pada Jumat, 5 November, telah berjalan dengan baik,†ujar Wanggai.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai komandan tunggal atas pengendalian bencana Merapi telah melakukan konsolidasi kerja antar institusi-institusi pusat, daerah, TNI, Polri, kampus, dan kelompok relawan. Strategi pengendalian pengungsi diarahkan pada kebijakan kawasan rewan bencana I, II, dan III.
Menko Kesra secara intens juga telah memastikan berbagai bantuan pusat dikelola dan disalurkan secara tepat, cepat dan terintegrasi. Saat ini bantuan dari lintas kementerian terus berjalan.
Lalu, sambungnya, Panglima TNI telah membentuk Brigade Khusus untuk penanganan bencana Merapi, dan telah memobilisasi satuan-satuan pasukan, baik dari Jakarta, Madiun, Malang, Surabaya, maupun dari Jateng dan DIY sendiri. Saat ini di lapangan, pihak TNI berperan aktif untuk mengevakuasi pengungsi dan memberikan pelayanan pada barak-barak pengungsi. [guh]
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
UPDATE
Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49
Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25
Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59
Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36
Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18
Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50
Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28
Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08
Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45
Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24