Berita

Barrack Hussein Obama/ist

HMI: Kedatangan Obama Tidak Perlu Ditolak

JUMAT, 05 NOVEMBER 2010 | 19:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Dilihat dari aspek hubungan bilateral, kunjungan presiden Amerika Serikat Barrack Hussein Obama ke Indonesia sebenarnya sangat baik. Sebab, Indonesia sebagai negara berkembang juga membutuhkan pengakuan dunia internasional.

Demikian disampaikan fungsionaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Noer Fajriansyah kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, Jumat (5/11).

"Dalam bahasa Islam kedatangan ini sebagai silaturahmi. Dengan Obama datang ke sini berarti Indonesia menjadi salah satu negara yang memang diperhitungkan oleh Amerika. Yang pasti saya kira ada agenda besarlah dalam kunjungan itu," katanya.


Amerika, sebut Fajri, punya investasi besar di Indonesia baik dalam hal sumber daya alam maupun sektor lainnya. Maka dari itu, kemungkinan besar dalam kunjungan Obama ke Indonesia nanti akan membicarakan soal investasi-investasi dalam bentuk yang baru. Disamping juga menyoal pertahanan dan keamanan.

"Kedatangan besok ini normal saja, masih normatif. Sejauh tidak merugikan negara, kita tidak perlu menolaknya. Tapi jika nantinya merugikan negara, kita harus lawan," pungkas salah seorang kandidat ketua PB HMI ini. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya