Berita

presiden obama/ist

Dunia

PEMILU SELA

Obama: Saya Bertanggung Jawab

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 06:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama mengaku kebijakan ekonominya tidak cukup mampu menekan tingkat pengangguran di negeri itu yang begitu tinggi.

Pengakuan ini disampaikan Obama dalam jumpa pers yang digelar Rabu siang (3/11) di Washington DC, menyusul kekalahan Partai Demokrat dalam pemilihan sela di DPR. Selain berhasil menggeser Partai Demokrat di DPR, Partai Republik juga berhasil memperkecil perbedaan jumlah kursi dengan Partai Demokrat di Senat.

Menurut Obama, pemerintahan yang dipimpinnya telah berhasil menstabilisasi ekonomi dan menstimulasi sektor swasta. Namun apa daya, warga Amerika Serikat tidak merasakan kemajuan itu.

Obama juga mengatakan dirinya bertanggung jawab atas kekalahan itu.

“Saya harus mengambil tanggung jawab langsung terhadap kenyataan bahwa kita tidak membuat progres seperti yang seharusnya harus kita lakukan,” ujarnya.

“Kalau saja saat ini kita memiliki 5 persen tingkat pengangguran, bukan 9,6 persen, masyarakat pasti akan memiliki keyakinan untuk mendukung kebijakan kita,” sambungnya.

Kekalahan Partai Demokrat di DPR dikhawatirkan akan berpengaruh pada peluang Obama mempertahankan kekuasaan lewat pilpres 2012. Menurut survei CNN, Partai Republik diperkirakan mencaplok 60 kursi milik Partai Demokrat di DPR, dan kembali berkuasa seperti sebelum 2006. Adapun di Senat, Partai Demokrat kehilangan setidaknya enam kursi.

Dalam jumpa pers itu, Obama juga memperlihatkan sikap mau bekerja sama dengan Partai Republik yang telah memenangkan pertarungan. Katanya, dia akan mempelajari “semua gagasan yang ada di atas meja” untuk mendorong perbaikan ekonomi.

“Saya tidak akan menolak sebuah proposal hanya karena ia milik Partai Demokrat atau Partai Republik,” demikian Obama. [guh]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya