Berita

Greenpeace Enggan Sumber Dananya Diaudit

RABU, 03 NOVEMBER 2010 | 17:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Greenpeace mengelak disebut mewakili kepentingan perusahaan-perusahaan asing.

Keengganan itu diperlihatkan Juru Kampanye Media Greenpeace Indonesia, Hikmat Suriatanuwijaya, ketika berbicara kepada wartawan di Bakoel Kafe, Jalan Cikini Raya No 25 Jakarta Pusat (Rabu, 3/11). Ia membantah tuduhan yang menyebut Greenpeace dipakai perusahaan asing untuk memojokkan perekonomian Indonesia.

Sumber dana Greenpeace, sebut mantan jurnalis ini, sangat transparan. Berasal dari 3 juta pendonor perorangan dan 30 ribu diantaranya adalah orang Indonesia.


"Ini  upaya mengalihkan isu untuk menggagalkan komitmen Presiden SBY yang akan memoratorium (penghentian sementara) pembukaan lahan baru," sebutnya.

Sebut Hikmat, pihaknya tidak akan surut.

Berbagai kalangan meminta agar sumber dana Greenpeace  diaudit karena diduga dana yang mereka gunakan berasal dari perusahaan-perusahaan luar negeri. [guh]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya