Berita

YLKI Desak Negara-negara G 20 Lindungi Konsumen Jasa Perbankan

SELASA, 02 NOVEMBER 2010 | 13:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mengimbau negara-negara yang tergabung dalam G20 segera mengambil tindakan untuk melindungi konsumen jasa keuangan dan perbankan.

Ketua Harian YLKI Sudaryatmo mengatakan, perlindungan konsumen keuangan ini penting diagendakan kelompok G20 yang akan bertemu di Seoul, November ini. Karena selama lima tahun terakhir, pelayanan keuangan, khususnya sektor perbankan, selalu menjadi  komoditas tiga terbesar yang dikeluhkan oleh konsumen.

"Di China misalnya, tahun 2009 jumlah  pengaduan konsumen yang mengeluhkan pelayanan jasa keuangan menempati posisi teratas dari 19645 pengaduan. Di Indonesia sendiri pengaduannya teratas kedua," ujar Sudaryatmo kepada wartawan di kantor YLKI, Jalan Pancoran VII/I, Pancoran, Jakarta sesaat lalu (Selasa, 2/11).


Saat ini, regulasi finansial antara satu negara dengan negara lainnya sifatnya sudah terintegrasi. Sementara di sisi lain, perlindungan bagi konsumennya belum ada. Oleh karenanya, sangat penting untuk menciptakan perlindungan konsumen keuangan yang sifatnya juga terintegrasi.

"Ini penting untuk melidungi konsumen, deposan dan bagaimana menciptakan pelayanan jasa perbankan yang kuat bagi perlindungan konsumen," ucapnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya