Berita

rizal ramli/ist

INDONESIA-AUSTRALIA

Inilah Tiga Hal yang Mungkin Luput dari Pantauan Media

SENIN, 01 NOVEMBER 2010 | 22:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ada tiga hal penting yang diperkirakan masuk dalam agenda pembicaraan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, di Istana Negara besok (Selasa, 2/11). Sayangnya, ketiga hal ini mungkin tidak akan terungkap ke media massa.

Demikian disampaikan mantan Menko Perekonomian di era Abdurrahman Wahid, DR. Rizal Ramli, ketika berbicara dengan Rakyat Merdeka Online, Senin malam (1/11). Ketiga hal penting itu akan dibahas kedua kepala pemerintahan di luar persoalan keamanan regional serta penyelenggaraan G-20.

Pertama, Australia meminta Indonesia bersedia menampung pengungsi dari Afghanistan, Irak, Sri Lanka dan dari beberaoa kawasan konflik lain di Asia.

Permintaan ini sebaiknya ditolak karena akan merepotkan dan membebani pemerintah Indonesia. Dia mengatakn, Australia pun sudah kerepotan dalam soal mengurus kaum pengungsi Asia dan Timur Tengah.

Kedua, Asutralia juga mendesak Indonesia agar mau menyepakati perdagangan bebas atau free trade untuk produk Australia seperti peternakan dan pertanian.

Menurut Rizal Ramli, ini akan memukul sektor peternakan dan pertanian Indonesia. Selama ini Menteri PerdaganganMarie Pangestu dikenal sangat liberal dalam mengelola perdagangan, dan membuat produk asing membanjiri Indonesia, dan liberalisasinya terus menggerus kemandirian ekonomi kita.

Ketiga, di sisi lain Indonesia bisa belajar dari Australia dalam hal mendongkrak pajak pertambangan agar memberi manfaat bagi rakyat dan negara. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya