Berita

Didik Heru Purnomo/ist

BAKORKAMLA

DHP Intensifkan Komunikasi dengan 12 Stakeholder

MINGGU, 31 OKTOBER 2010 | 23:34 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 kilometer. Menurut data yang dikeluarkan PBB tahun 2008, Indonesia merupakan negara pemilik garis pantai terpanjang keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Kanada dan Rusia.

Pertanyaan yang kerap mengemuka dalam berbagai forum adalah: siapa yang memiliki kewenangan mengawasi garis pantai Indonesia dan siapa yang dapat memastikan hukum dapat ditegakkan di seluruh wilayah laut Indonesia?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itulah, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Laksamana Madya Didik Heru Purnomo, terus mengintensifkan komunikasi dengan 12 institusi lain yang berada di bawah koordinasi Bakorkamla.

“Pada tingkat pusat yang membahas hal-hal strategis, Kepala Bakorkamla yang juga Menko Polhukam menjalin komunikasi yang intens dengan pimpinan 12 instansi yang merupakan stakeholder Bakorkamla. Sementara di tingkat lapangan, adalah saya sebagai Kalakhar Bakorkamla yang menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pejabat eselon satu di masing-masing instansi,” ujar DHP di Hotel Sintesa Peninsula, Jalan Sudirman, Manado, Sulawesi Utara, Minggu malam (31/10).

Dalam kesempatan itu, DHP pun menggelar pertemuan dengan semua perwakilan instansi yang ada di bawah koordinasi Bakorkamla. Asisten Operasional KSAL Laksda IG Dadiek Surarto dan Dirjen PSDKP Laksda Syahrin Abdulrahman juga hadir. Begitu juga dengan wakil dari Badan Intelijen Negara (BIN), wakil Kementerian Hukum dan HAM, juga wakil dari Kejaksaan Agung.

Ia juga menguraikan persoalan di masing-masing Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi wilayah taktis operasional setiap Satgas Kamla, baik yang berada di Batam, di Manado, maupun di Tual yang akan diresmikan dalam waktu dekat.

ALKI I yang meliputi alur dari Selat Malaka hingga Selat Karimata dan Selat Sunda, merupakan alur laut yang paling sibuk. Di ALKI I ini fokus Bakorkamla adalah mengamankan pelayaran atau menghilangkan gangguan perompakan.

Di ALKI II, meliputi alur dari Selat Sulawesi hingga ke Selat Lombok di selatan, yang merupakan kawasan rawan konflik tugas pokok Satgas Kamla adalah mencegah agar konflik tidak mengganggu keamanan nasional.

“Di perbatasan Kalimantan Timur ada persoalan lintas batas TKI dan perahu, sampai sengketa kedaulatan seperti kasus Ambalat. Sementara di Filipina juga masih ada kegiatan yang mengganggu keamanan wilayah selatan mereka yang mungkin bisa meluber ke Indonesia. Di Halmahera kerap terjadi ilegal fishing oleh kapal-kapal milik tetangga,” ujar DHP.

Adapun di ALKI III di kawasan timur, Laut Aru merupakan salah satu gudang ikan dunia.

“Pencurian ikan kerap dilakukan di sana termasuk oleh nelayan Indonesia karena alasan permintaan ikan yang tinggi, misalnya,” demikian DHP. [guh]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya