Berita

BAKORKAMLA

DHP Akhiri Safari Indonesia Timur di Manado

MINGGU, 31 OKTOBER 2010 | 17:31 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) Laksamana Madya Didik Heru Purnomo mengakhiri perjalanan keliling bagian timur Indonesia di Manado, ibukota Sulawesi Utara.

Di provinsi nyiur melambai ini, DHP meresmikan Kantor Satgas ke-2 dan Grand Station Bakorkamla di Bitung. Selain itu, DHP juga akan menjelaskan tugas yang diemban Bakorkamla kepada instansi-instansi yang berada di bawah Bakorkamla dalam hal penegakan hukum dalam arti luas di wilayah perairan laut Indonesia.

“Dalam meningkatkan keamanan laut Indonesia, Bakorkamla tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan para stakeholder dan sekaligus pemerintah daerah. Ini merupakan kontribusi terintegrasi Bakorkamla dalam mewujudkan kedaulatan wilayah Republik Indonesia dan sekaligus menegakkan keamanan laut di wilayah perairan Indonesia,” ujar Didik di Hotel Sintesa Peninsula, Jalan Sudirman, Manado (Minggu, 31/10).

Perjalan keliling bagian timur Indonesia ini dimulai Didik dari Merauke di Papua pada hari Rabu lalu (27/10). Dari Merauke rombongan DHP menuju Timika dan selanjutnya berangkat ke Tual, Maluku Tenggara. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju Ternate di Maluku Utara sebelum akhirnya berakhir di Manado.

Grand Station Bitung yang akan diresmikan besok (Senin, 1/11) merupakan Grand Station ke-2 Bakorkamla. Dalam waktu dekat, Bakorkamla akan meresmikan Grand Station ke-3 di Tual. Adapun Grand Station ke-1 di Batam telah diresmikan 4 Oktober lalu.

Masing-masing Grand Station memiliki wilayah kerja yang berimpitan dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Grand Station Batam disebutkan akan bertugas sepanjang ALKI I yang berada di kawasan barat Indonesia, dari Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa dan Selat Sunda.

Sementara Grand Station Bitung akan bertugas di wilayah ALKI II yang berada di kawasan tengah Indonesia, yakni dari Laut Sulawesi ke Samudera Hindia atau sebaliknya melalui Selat Makasar, Laut Flores dan Selat Lombok. Terakhir Grand Station Tual akan berkerja di ALKI III yang berada di kawasan timur dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia atau sebaliknya melintasi Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Selat Ombai dan Laut Sawu. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya