Berita

menkes/ist

Dalam Pencegahan HIV, Indonesia Lampaui Target

SABTU, 30 OKTOBER 2010 | 00:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Satu dari delapan target pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) yang harus dicapai pada 2015 adalah bagaimana memerangi penyakit menular sekaligus berbahaya HIV/AIDS.

"Prevalensi HIV/AIDS di bawah 0,5 persen. Saat ini prevalensi di Indonesia tercatat 0,2 persen. Ini artinya Indonesia sudah melampaui target," sebut Menteri Kesehatan Endang Sedyaningsih dalam makalahnya yang disampaikan pada seminar internasional NGO’s untuk menyukseskan program MDGs di Indonesia yang digelar Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (28/10).
 
Meski demikian, pemerintah melalui kementerian kesehatan akan tetap menggunakan waktu tersisa MDGs, yakni periode 2010-2014, untuk terus menekan tingkat prevalensi HIV/AIDS di Indonesia.


Kementrian Kesehatan mencatat resiko penyebab tertinggi penularan HIV/AIDS terjadi kerana hubungan heteroseksual (51,3 persen) dan dari pertukaran jarum suntik pengguna narkotika (39,6 persen).

Sementara 9,1 persen sisanya berturut-turut tertular melalui hubungan seksual sesama laki-laki(3,1 persen), perinatal dari ibu ke anak (2,6 persen), dan transfusi darah (0,2 persen) serta 3,2 persen tidak diketahui cara penularannya.

Masih menurut Endang dalam tulisannya, meningkatkan pengetahuan komperhensif tentang cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS seperti pengetahuan tentang seks, tentang kesetiaan dan kesadaran multiple partner, merupakan cara paling ampuh untuk mengendalikan penularan HIV/AIDS. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya