Berita

ilustrasi/ist

REFORMA AGRARIA

Sekjen KPA: SBY Tak Cukup Hanya Bagi-bagi Sertifikat Tanah

RABU, 27 OKTOBER 2010 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penyerahan sertifikat 214 hektare tanah kepada para petani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat merayakan peringatan Hari Agraria Nasional di Istana Bogor, Kamis (21/10) hanyalah bagian kecil dari upaya mewujudkan agenda reforma agraria.

Sekjend Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Idham Arsyad, kepada Rakyat Merdeka Online menuturkan, reforma agraria tidak cukup hanya dengan membagi-bagikan sertifikat lahan kepada para petani. Agenda genuin reforma agraria adalah bagaimana menyelesaikan ketimpangan penguasaan dan kepemilikan lahan yang dimiliki rakyat dengan yang dikuasai pihak swasta.

“Harusnya SBY melakukan pengusutan di mana ada pemilikan tanah yang besar oleh swasta dan sementara di wilayah itu telah terjadi kemiskinan bagi buruh-buruh garapnya,” ujarnya sesaat lalu (Rabu, 27/10).


Jika reforma agraria mau diwujudkan, sebut Idham, pemerintah harus membuat kebijakan yang implementatif dalam menerjemahkan UU pokok agraria di lapangan. Jangan membuat kebijakan kontra produktif dengan UU No 5 tahun 1960 itu.

Sebut Idham memberi contoh, jangan sampai pemerintah mengarahkan reformasi agraria untuk mengatasi kemiskinan pada satu sisi, tapi di sisi lain mengeluarkan aturan pengadaan lahan bagi kepentingan umum yang penguasaannya diberikan bagi sektor usaha. "Kebijakanya harus lintas sektoral, tidak hanya melibatkan Badan Pertanahan Nasional, tapi juga melibatkan Dephut (Departement Kehutanan) dan Deptan (Departemen Pertanian) ," pungkasnya. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya