Berita

BAKORKAMLA

Hampir Rp 1 Triliun yang Diselamatkan Operasi Gurita

RABU, 27 OKTOBER 2010 | 00:50 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Untuk urusan menyelamatkan uang negara, prestasi Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) patut diacungkan jempol.

Hingga bulan September 2010 saja, dari 14 kali operasi Gurita yang dilakukan sejak April 2007 Bakorkamla berhasil menyelamatkan uang negara hampir Rp 1 triliun, atau tepatnya Rp 966,17 miliar.

Operasi Gurita 14 Natuna yang digelar pada pekan terakhir September hingga pertengahan Oktober lalu saja, misalnya, berhasil mencegah potensi kerugian negara lebih dari Rp 41 miliar.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla, Laksdya Didik Heru Purnomo, Operasi Gurita 14 tersebut melibatkan KRI Kapitan Pattimura 371, KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376, Pesawat Udara Patroli Maritim P-852 dari TNI AL dan KP Setyaki 508 dari Polri.

Sejumlah kasus yag ditangani dalam operasi itu meliputi kasus ABK tidak disijil, kapal tidak dilengkapi VMS, kapal tidak dilengkapi buku dokumen ABK, ABK tidak sesuai dengan crew list dan kapal asing yang mengambil ikan di ZEEI tanpa kelengkapan dokumen. Beberapa kapal yang tidak dilengkap dengan dokumen atau yang diduga berdokumen palsu segera diserahkan ke Lanal Ranai, Natuna, sebagai tindak lanjut.

Modus lain yang ditemukan dalam operasi adalah kapal berbendera Indonesia yang dinahkodai orang asing. Padahal dalam Pasal 35A ayat 1 dan pasal 42 ayat 3 UU RI 45/2009 disebutkan bahwa kapal Indonesia harus dinahkodai oleh warga negara Indonesia.

Bakorkamla juga mencatat tingkat efisiensi Operasi Gurita 14 setiap unit yang terlibat dalam operasi. Peningkatan efisiensi dalam operasi ini tercapai tidak dapat terlepas dari efektifitas koordinasi yang dilakukan Bakorkamla. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya