istimewa
istimewa
RMOL. Target swasembada gula tahun 2014 tidak akan tercapai, selama pemerintah tidak membuat kebijakan tata niaga gula yang memihak kepada para petani tebu.
Demikian dikatakan mantan ketua pusat penelitian gula Indonesia Isro Ismael dalam diskusi "Memberantas mafia gula" di ruang Fraksi PAN gedung DPR, Jakarta (Selasa, 26/10).
Dia melanjutkan, privilege dan keleluasaan impor yang diberikan pemerintah kepada industri gula, Rasinasi, telah merugikan petani tebu. "Impor ini telah mengacaukan harga gula di tingkat petani. Akibatnya petani tidak menanam tebu lagi," tegasnya.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 22:20
Jumat, 10 April 2026 | 22:14
Jumat, 10 April 2026 | 22:06
Jumat, 10 April 2026 | 22:02
Jumat, 10 April 2026 | 21:43
Jumat, 10 April 2026 | 21:38
Jumat, 10 April 2026 | 21:16
Jumat, 10 April 2026 | 21:02
Jumat, 10 April 2026 | 20:48
Jumat, 10 April 2026 | 20:44