Berita

anas/rm

Anas: Kalau Menteri Buruk, ya Tinggal Kelas Saja

JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 20:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum setuju jika usia satu tahun pemerintahan digunakan presiden SBY melakukan evaluasi terhadap kinerja menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.

"Saya kira ini momentum yang baik untuk mendongkrak kinerja pemerintahan ke depan. Presiden harus melakukan evaluasi komprehensif kepada kabinet," kata Anas, sapaan akrabnya, kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, sesaat lalu (22/10).

Anas menambahkan, jika nanti setelah evaluasi itu ada kinerja menteri yang kurang baik, sebaiknya Presiden SBY tidak lagi memakai menteri tersebut.


"Bagi menteri yang kinerjanya buruk, bagi yang tidak lulus dan betul-betul tidak cakap naik kelas II ya tinggal kelas saja. Yang susah naik kelas sebaiknya tidak dipaksa naik kelas II," katanya menganalogikan.

Apakah partai Demokrat melakukan evaluasi?
[arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya