Berita

teguh Juwarno/ist

PAN: Harus Ada Pendekatan Sosialis dalam Kebijakan Ekonomi Indonesia

SELASA, 19 OKTOBER 2010 | 15:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Wasekjen DPP PAN Teguh Juwarno mengajak rakyat Indonesia untuk selalu mengkritisi kebijakan ekonomi Indonesia yang selalu mengarah kepada kemauan pasar.

Demikian disampaikan Teguh di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10).

"Peran negara dalam melindungi warganya tidak ada. Hak-hak warga negara seringkali dirampas oleh perusahaan atau orang-orang yang punya kapital (modal)," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR ini.


Masih menurut mantan jurnalis ini, kejadian ini banyak terjadi di tempat-tempat sekitar wilayah tambang.

"Di Freepport atau yang lain sebagainya," imbuhnya.

Teguh juga menyoroti soal investasi yang ada di Indonesia.

"Ternyata sudah didominasi asing dan melumpuhkan kemampuan kemandirian bangsa," lanjutnya.

Dia juga menyarankan agar Indonesia membangun ekonomi nasional sendiri.

"Harus ada peran negara dalam ekonomi, Harus ada pendekatan sosialisnya. misalnya dengan menghapus oligopoli dan monopoli. Selain itu lakukan distribusi yang adil bagi semuan lapisan masyarakat," katanya.

Dan yang terpenting, tambah Teguh, bagaimana menjadikan sumber-sumber alam yang ada bisa dinikmati oleh masyarakat.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya