Berita

Publika

Hati-hati Bertransaksi di Internet

SENIN, 18 OKTOBER 2010 | 05:43 WIB

RMOL. Saya adalah distributor voucher game online yang biasa menjual voucher game online melalui situs internet. Saya juga selalu bertran­saksi dengan customer baik yang sudah saya kenal atau pun tidak sebelumnya. Selama ini bisnis sa­ya tersebut berjalan dengan mulus.

Tapi, pada Selasa, 5 Oktober lalu, saya mendapat SMS dari 021-90550199 yang mengaku bernama Martin, teman Jefry yang saya kenal lewat dunia ma­ya dan berprofesi sama dengan saya sebagai distributor voucher game online.

Kala itu dia meminta voucher LYTO 175 sebanyak 5pc. Karena dia mengaku sebagai pelanggan Jefry serta mampu meyakinkan saya dengan menyebutkan nama saya dengan akrab dan menye­butkan nomor rekening saya se­cara lengkap yang konon, dia sering transfer uang ke saya lewat rekening itu, saya pun jadi ingat, saya punya customer bernama Jefry dan Martin. Dia juga me­ngaku dia tinggal di Muara Ka­rang Jakarta Utara.


Karena saat itu sedang ada even game LYTO, dia pun meminta saya terlebih dahulu mengirimkan kode voucher ter­sebut karena belum bisa mela­kukan transfer lewat ATM. Saya pun lalu mem­berikan 5pc kode voucher LYTO 175 menyusul event tersebut akan berakhir dua jam lagi.

Setelah dua jam berlalu, dia kembali meminta 15pc voucher. Saya pun menanyakan padanya, bukankah event sudah berakhir ? Tapi dia bilang masih ada event  voucher dan dia mengatakan memiliki budget Rp 5 juta untuk ketok box di game tersebut. Ka­rena pembayaran voucher perta­ma dia berjanji akan dilakukan jam 21.00 malam, saya pun mulai mengulur waktu mengirimkan kode voucher tersebut.

Namun setelah saya tunggu-tunggu transferan dari Martin, dia tidak juga melakukan transfer tersebut. Harapan besar menda­pat pembayarannya pun muncul ke­esokan harinya. Karena dia mela­kukan pemanggilan di inter­net dan meminta Sembilan vou­cher lagi dengan nominal yang sama.

Apabila ada yang mengenal ID dan nomor HP yang saya sebut­kan tersebut, ada baiknya Anda menginformasikan kepada saya. Terimakasih.

Kendi, Jakarta, Jelambar (Kontak ada pada Redaksi)

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya