Berita

HUT PARTAI DEMOKRAT

Max: Biasa-biasa Saja, Tjahjo Kumolo dan Puan Maharani Kirim Karangan Bunga

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 19:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Hari Ulang Tahun Tahun ke-9 Partai Demokrat digelar secara meriah malam ini di Istora, Senayan, Jakarta (Minggu, 17/10).

Berbagai karangan bunga ucapan selamat atas pelaksanaan HUT partai tersebut tampak menghiasi acara itu. Yang menarik, karangan bunga juga datang dari partai oposisi, yaitu PDI Perjuangan.

Yaitu, karangan bunga dari Sekjend PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Apakah kehadiran karangan bunga dari pengurus PDI Perjuangan ini menunjukkan, bahwa partai berlambang kepala banteng itu semakin dekat dengan Partai Demokrat?


Apakah kehadiran karangan bunga dari pengurus PDI Perjuangan ini menunjukkan, bahwa partai berlambang kepala banteng itu semakin dekat dengan Partai Demokrat?

"Itu biasa-biasa saja. Tidak ada masalah jangan terlalu mudah mentransfer apa yang kita lihat. Itu kan kembali kepada prinsip organisasi setiap partai politik," jawab Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua di lokasi acara.

Menurut Max, bila memang PDI Perjuangan ingin bergabung dengan Partai Demokrat sesuatu hal yang wajar. Apalagi komunikasi di antara kedua partai sudah lama terjalin.

"Komunikasi seperti itu sudah wajar terjadi sejak lama. Saya sama Tjahyo Kumolo, temen sejak tahun 70-an. Dengan Pak Taufik Kiemas, saya sudah anggap sebagai saudara sendiri. Kita menyambut semua yang baik dengan niat yang baik juga. Bahwa ke depan mari kita membuat kesepahaman bersama untuk membangun bangsa," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya