Berita

Demokrat Akui Jalin Komunikasi dengan PDI Perjuangan

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 17:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Demokrat tidak akan mengajak partai lain masuk dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Tapi kalau ada partai yang ingin bergabung, termasuk PDI Perjuangan, Partai Demokrat akan menyambut dengan tangan terbuka.

"Kita tidak merangkul. Tetapi kalau ada orang yang masuk, bilang 'Assalamu’alaikum,' kita akan jawab, 'Waalaikum salam warahmatullahi wabaakatuh.' Jawabannya lebih panjang. Membuka pintu. Kami hargai aspirasi orang. Tapi kalau ada orang yang mendekat, kita sambut," ujar Ahmad Mubarok

Meski begitu, dia tidak bisa memastikan, apakah kader PDI Perjuangan akan menghiasi Kabinet Indonesia Bersatu II jika Presiden melakukan reshuffle. Namun, dia mengakui, komunikasi Partai Demokrat dengan PDI Perjuangan kian terjalin.


"Tetapi komunikasi (Partai Demokrat) dengan PDIP, dengan Bu Mega, semakin baik terutama dengan kader muda," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu kepada wartawan di sela-sela acara perayaan HUT ke 9 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta (Minggu, 17/10).  

"Karena bagaimanapun PDIP agak tergetar ketika Demokrat memilih Anas Urbaningrum (sebagai) Ketua Umum. Itu Anas yang muda. Kader-kader muda di PDIP rindu sekali orang muda yang muncul tetapi mereka tidak bisa. Oleh karena itu kader muda PDI sering menjalin komunikasi," tambahnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya