Berita

Ahmad Mubarok/ist

Mubarok Sesumbar, Kehadiran Demokrat Kehendak Sejarah

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 15:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kemenangan demi kemenangan yang diperoleh Partai Demokrat sepertinya telah membuat elit politiknya jumawa. Salah satunya adalah anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok.

"Kehadiran Partai Demokrat sudah menjadi kehendak sejarah. Pertama muncul dapat 7,5 persen (Pemilu 2004). Naik lagi menjadi 20 persen lebih (Pemilu 2009)," ujar Ahmad Mubarok kepada wartawan di sela-sela acara perayaan HUT ke 9 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta (Minggu, 17/10).

Memasuki usia yang kesembilan tahun ini, tambah mantan Wakil Ketua Umum partai berlambang bintang mercy ini, Partai Demokrat ingin meningkatkan kedewasaan sehingga bisa mengubah jalan sejarah.


"Sehingga politiknya bermartabat. Kalau belajar pada pendiri negeri, yang mengatakakan atas berkah rahmat Tuhan dan keinginan yang luhur rakyat bisa merdeka, maka sebenarnya kalau rahmat Allah itu datang, persoalan yang susah akan jadi mudah yang beku akan jadi cair," ujar Gurubesar Universitas Islam Negeri Jakarta ini.

Namun problemnya sekarang menurutnya, sedang terjadi defisit orang yang punya keinginan luhur. Karena itu, carut marut terjadi di negeri ini. "Partai Demokrat ingin mempelopori politik bermartabat yang membangun infrastruktur agar supaya dekat dengan rahmat Allah," jelasnya.

Defisit kelompok yang punya keinginan luhur itu terjadi di bidang apa saja?

"Di seluruh lini. Di lingkungan partai politik, pengamat, intelektual. Mereka memang krtitis, tapi kritisnya kebanyakan hiperkritis," demikian Mubarok. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya