Berita

TEI 2010

Bisnis

TEI di PRJ Kemayoran Dirajai Calon Buyer UEA dan India

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 11:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Transaksi di lantai Trade Expo Indonesia (TEI) 2010 yang digelar Kementerian Perdagangan di PRJ Kemayoran, Jakarta, masih ramai dikunjungi buyer dari berbagai negara.

Menurut Sekjen Kementerian Perdagangan Ardiansyah Parman, hingga hari ketiga setidaknya 6.364 buyer yang berkunjung ke arena TEI. Dari jumlah tersebut sebanyak 4.555 orang atau 71,57 persen pengunjung TEI berasal dari kalangan emerging market berbagai negara.

"Jumlah buyer terbesar dari negara nontradisional berasal dari UEA, yakni sebanyak 161 orang. Disusul India 144 orang, dan Malaysia 135 orang. Sementara buyer dari negara tradisional terbesar berasal dari Australia sebanyak 247 orang, Singapura 193 orang dan Jepang 192 orang," jelas Ardi, sapaan akrabnya Sabtu petang (16/10).

TEI merupakan agenda promosi internasional tahunan yang dilaksanakan Kemendag dengan tujuan menyajikan dan mengangkat keunggulan produk-produk dalam negeri di pasar internasional.

"Ada tiga produk yang paling diminati dalam TEI kali ini, yakni furniture sebesar 26,16 persen, suku cadang 15,82 persen serta kerajinan 10,42 persen," ujar Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan Hesti Indah Kresnarini. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya