Berita

presiden sby/ist

LAGU SBY

Andriansyah Minta Maaf pada Presiden SBY

MINGGU, 17 OKTOBER 2010 | 10:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kantor Kementerian Perdagangan kembali meminta maaf atas pertanyaan mengenai judul lagu ciptaan Presiden SBY dalam soal ujian calon PNS di Kementerian itu.

Sekjen Kementrian Perdagangan Andriyansyah Parman menegaskan bahwa pertanyaan mengenai judul lagu ciptaan SBY itu tidak memiliki maksud lain, selain ingin menguji pengetahuan umum CPNS terhadap sosok Presiden SBY.

Namun demikian, ketika berbicara kepada wartawan di sela-sela acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2010 di PRJ Kemayoran Hall D, Jakarta, Sabtu petang (16/10), Andriansyah memohon maaf bila hal itu telah menimbulkan beraneka ragam persepsi di masyarakat.

"Kami sebagai penanggungjawab menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak dan utamanya kepada masyarakat karena pertanyaan itu (dianggap) sudah tidak pas," jelasnya.

Soal yang menanyakan judul lagu ciptaan SBY itu dimuat tanpa sepengetahuan SBY, katanya lagi.

"Karenanya kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada presiden SBY atas kekeliruan yang telah kami perbuat," masih ujar Andriansyah.

Saat ini, Setjen Kemendag telah mengambil sejumlah langkah di kalangan internal termasuk mengklarifikasi kepada panitia pelaksana ujian CPNS. Pihaknya berjanji, kejadian seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi.

"Kami akan melakukan koreksi dan pembenahan intenal. Kami akan lakukan koreksi untuk memperbaiki kekuarangan-kekurangan tentunya dengan semangat perbaikan," pungkas Andriansyah.[guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya