BPK
BPK
RMOL. Anggaran untuk kunjungan Presiden SBY ke luar negeri mencapai Rp 179 miliar, itu didapat dari dari data APBN 2010. Anggaran ini, dinilai terlalu besar dan merupakan pemborosan terhadap keuangan negara.
Meski begitu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai, biaya kunjungan ini masih dalam batas yang wajar. Bahkan BPK, sampai saat ini, belum menemukan adanya indikasi pelanggaran dalam pemanfaatan anggaran kunjungan Presiden itu.
"Biaya terbesar dari kunjungan itu adalah biaya charter pesawat yang dilakukan dengan pihak Garuda," jelas anggota BPK III Hasan Bisri kepada wartawan di gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10).
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 22:20
Jumat, 10 April 2026 | 22:14
Jumat, 10 April 2026 | 22:06
Jumat, 10 April 2026 | 22:02
Jumat, 10 April 2026 | 21:43
Jumat, 10 April 2026 | 21:38
Jumat, 10 April 2026 | 21:16
Jumat, 10 April 2026 | 21:02
Jumat, 10 April 2026 | 20:48
Jumat, 10 April 2026 | 20:44