Berita

Din Syamsuddin/ist

Din Sarankan Partai Yusril Kerja Keras agar Kembali Masuk Gelanggang

SELASA, 12 OKTOBER 2010 | 09:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Bulan Bintang tidak lolos parliamentary treshold pada saat pemilihan umum legislatif pada 2009 lalu. Sehingga, partai yang didirikan Yusril Ihza Mahendra ini terpelanting dari Senayan.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap PBB kembali ke gelanggang atau menjadi partai politik yang masuk ke dalam parlemen setelah Pemilu mendatang. Karena itu, Din menyarankan partai yang dipimpin MS Kaban itu bekerja keras.

"Saya berharap, PBB bisa tampil kembali sebagai salah satu partai Islam yang modern yang menaungi umat. Karenanya, harus bekerja keras bagaimana menyapa hati umat," ujar Din kepada Rakyat Merdeka Online kemarin petang usai menerima kedatangan pimpinan PBB ke kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Jakarta Pusat.


Din menilai Muhammadiyah dan PBB memiliki hubungan sejarah. PBB merupakan kelangsungan dari partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Di partai yang sama itu, sebut Din, Muhammadiyah pernah menjadi anggota istimewa.

"Oleh karena itu, hubungan psikologis ini baik untuk dipelihara dan dikembangkan," saran Din.

Meski demikian, Muhammadiyah, Din menegaskan, sesuai khittahnya tidak memiliki hubungan politik dengan partai mana pun, termasuk PBB. Tetapi Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya bergabung dengan partai politik yang diminati anggota yang bersangkutan. 

"Apalagi secara sejati, (partai itu) memperjuangakan kepentingan umat Islam," tandas Din. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya