Berita

ilustrasi

Impor Daging Hambat Upaya Swasembada

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 22:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Target pemerintah agar tahun 2011 bisa mencapai swasembada daging sapi tidak akan berjalan mulus jika pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, terus melakukan impor.

Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Peternak Indonesia (HPI), Rudy Prayitno kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (Jumat, 8/10).

"(Sebab) Impor akan mengganggu harga sapi domestik. Harga sapi akan menjadi murah sehingga ada kecenderungan para peternak nantinya akan berhenti berternak. Ini akan mengganggu target swasembada daging sapi," katanya.


Sebaliknya, lanjut Rudy, pemerintah seharusnya memperbanyak populasi ternak di Indonesia. Pemerintah harus membuat program-program yang berpihak kepada para peternak kecil, baik berupa program bantuan hibah maupun memperlunak persyaratan kredit usaha pembibitan sapi bagi para peternak.

"Untuk mencapai program swasembada daging, pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Pemerintah harus mengajak duduk bersama atau melibatkan, misalnya asosiasi importir sapi, asosiasi importir daging, asosiasi distributor daging dan asosiasi-asosiasi lainnya," usulnya.

Seperti diketahui, dari data tahun 2007 sampai 2008 impor daging sapi kita meningkat 9.42%. Dan untuk memenuhi 441.000 ton kebutuhan daging sapi nasional tahun 2010, pemerintah melakukan impor sebesar 30%. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya