Berita

HENDARMAN ILEGAL

Selama Berdiam Diri, SBY Belum Langgar Konstitusi

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2010 | 12:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ada sementara kalangan yang mencap Presiden Yudhoyono sebagai pelanggar konstitusi, karena tidak juga mengangkat Jaksa Agung baru setelah Hendarman "dicopot" oleh putusan Mahkamah Konstitusi dua hari lalu.

Namun, tidak demikian dengan pakar tata negara Refly Harun saat berdialog dengan Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 24/9).

Menurut Refly, Presiden tidak bisa dianggap melanggar konstitusi sebelum ada sikap resmi yang diutarakannya berkaitan putusan MK.


"Kita tidak bisa mengatakan dia melanggar konstitusi, kalau dia sendiri belum ambil sikap," jelasnya.

Ia mencatat, selama ini yang memberi komentar atas putusan itu baru sebatas staf khusus Presiden dan Menteri Sekretaris Negara.

"Kalau dia menyatakan takkan keluarkan Keppres baru untuk memperpanjang Hendarman, baru bisa dibilang dia melanggar konstitusi. Hingga kini yang ada kevakuman saja," jelasnya.

Sebelumnya Refly menjelaskan, mencari pengganti Hendarman bukanlah hal yang urgen untuk dilakukan SBY. Tetapi, yang terpenting SBY segera memperpanjang masa jabatan Hendarman dengan Keppres baru hingga memutuskan untuk menggantinya.

"Hendarman itu sudah bukan jaksa agung lagi, sejak MK bacakan putusan mengabullkan uji materi yang diajukan Yusril. Jadi sekarang yang dibutuhkan Hendarman hanya Keppres saja dari Presiden," tandasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya