Berita

Nusantara

BANJIR CILACAP

PMI: 3.800 Warga Mengungsi

SELASA, 21 SEPTEMBER 2010 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Posko Markas Palang Merah Indonesia, Kabupaten Cilacap melaporkan bahwa banjir di Kabupaten Cilacap mulai terjadi pada pukul 01.30 WIB dini hari (Senin, 20/9) dan menggenangi dua kecamatan dan 4 desa di Kabupaten Cilacap.

Wilayah terparah terkena banjir ada di Desa Kawung Ngaten Lor di Kecamatan Kawung Ngaten. Bahkan hingga sekarang wilayah ini masih terisolir. Diduga, banjir parah ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi dan luapan Sungai Serayu. Hingga Selasa pagi (21/9), tim PMI Kabupaten Cilacap masih melakukan pendataan di lokasi.

“Tim kami kembali melakukan pendataan di lokasi untuk menentukan tindakan selanjutnya,” terang Kepala Markas PMI Cilacap, Andi Susilo, dalam pernyataan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online, Selasa (21/9).


Data sementara Posko Markas PMI Kabupaten Cilacap menyebutkan, terdapat 958 KK atau sekitar 3.800 warga terpaksa mengungsi dari sekitar Kali Jeruk dan Kawung Ngaten Lor.

“Kami telah menurunkan 15 relawan Satuan Penanganan Bencana (Satgana) ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga. Di Kecamatan Jeruk Legi, kami juga sudah membagikan mie instan dan sembako dan membuka dapur umum di wilayah Kawung Nganten,” jelas Andi. 

Dapur umum yang dibuka bersama dengan BPBD Cilacap dan pihak puskesmas ini menyediakan makanan siap santap untuk sarapan dan makan siang kepada 110 KK korban banjir Cilacap yang tinggal di pengungsian.

Sejauh ini, PMI juga telah mendistribusi sembako di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kali Jeruk, Kawung Ngaten dan Bantarsari berupa beras 1 kwintal 15 dus mie instan, 30 kaleng sarden serta peralatan keluarga (familiy kit) dengan jumlah 10 paket. Sebagai bentuk dukungan respon banjir ini, PMI Provinsi Jawa Tengah menyiagakan tenda, selimut, family kit dan peralatan kebersihan (hygiene kit) apabila dibutuhkan.

“Kami siap meluncurkan bantuan logistik jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” kata Dwi Handoko, Kepala bagian Penanggulangan Bencana Markas PMI Jawa Tengah.

Menurut laporan tim PMI Kabupaten Cilacap Senin malam, lokasi banjir di Kecamatan Kawung Ngaten dapat ditembus dengan menggunakan perahu. Ketinggian air di lokasi tersebut dilaporkan cukup tinggi yaitu sekitar 1,5 meter. Sementara itu, cuaca hingga kini masih terus menerus mendung dan berpotensi hujan. PMI Kabupaten Cilacap telah menghimbau para warga yang tinggal di lokasi banjir untuk waspada.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya