Berita

RESHUFFLE KABINET

Barisan Hatta Ngaku Tidak Mau Pusing

RABU, 15 SEPTEMBER 2010 | 15:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Bila PKS menyebut gosip reshuffle yang berhembus dari internal Partai Demokrat sebagai gertakan pada sesama rekan koalisi, Partai Amanat Nasional bersikap lebih dingin menyambut isu tersebut.

Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugiarto, dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 15/9) menyiratkan bahwa PAN sama sekali tidak peduli soal bongkar pasang kabinet.

"PAN tidak mau pusing dengan pernyataan reshuffle yang keluar dari pengamat maupun politisi koalisi. Kalau resmi keluar dari Presiden baru kita sikapi resmi," kata Bima santai.


Sikap percaya diri PAN ini bukan tanpa alasan. Menurut Bima, hingga kini PAN mempunyai penilaian sendiri tentang kinerja dua orang kadernya yang berada di kabinet.

"Kinerja menteri PAN sangat baik. Kalau dievaluasi silakan saja. Kalau ada pergantian pasti akan dikomunikasikan ke kita oleh Presiden. Kalau dianggap kinerjanya lemah tentu itu hak prerogatif Presiden," paparnya.

PAN yakin, jika Presiden mau melakukan reshuffle pasti didahului langkah politik terlebih dulu.
 
"Kabinet akan dievaluasi secara periodik, maka itu sangat wajar kalau ada evaluasi dari UKP4 dan Presiden. PAN sangat paham kalau ada evaluasi itu," tandas mantan pengamat politik ini.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya