Berita

CENTURYGATE

PAN: Hanya Imbauan Moral, Golkar Tidak Intervensi KPK

RABU, 15 SEPTEMBER 2010 | 15:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kali ini, Partai Amanat Nasional tidak seiya sekata dengan induk koalisi, Partai Demokrat. Jika Demokrat mengatakan desakan para petinggi Golkar kepada KPK untuk cepat menuntaskan Centurygate sebagai intervensi hukum, PAN menyebutnya sebatas imbauan moral.

Ketua DPP PAN bidang Komunikasi, Bima Arya Sugianto, mengatakan hal itu kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 15/9). 

Namun Bima mengatakan pula, tuduhan Ical, JK dan Surya Paloh, bahwa KPK bersikap tebang pilih dalam menangani kasus-kasus korupsi, terlalu dini diutarakan sementara proses penyelidikan baru berjalan tidak terlalu lama di KPK.


"Kalau menurut kita, sebetulnya kalau kita bicara tebang pilih harus jelas data buktinya. Bagaimanapun juga Century sudah masuk ranah hukum dan sudah disepakati DPR untuk membentuk tim pengawasnya," terang Bima.

Dapat dimaklumi pula, lanjut Bima, jika KPK saat ini agak terengah-engah dalam kinerjanya karena sedang dalam masa transisi menuju kepemimpinan baru.

Meski demikian, PAN mengapresiasi positif dorongan dari Golkar agar KPK bekerja lebih serius menyelesaikan penyelidikan Centurygate.

"Itu semacam cambuk bagi KPK. Golkar juga mengatakan itu dalam konteks setelah silaturahmi (di kediaman JK), itu adalah imbauan moral karena kasus ini menyita perhatian publik yang besar. Jadi sah-sah saja Golkar menyatakan itu dan itu bukan intervensi," jelasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya